o1 o2

International


Paus: Penanganan Skandal Seks Kurang Maksimal

Kamis, 17 April 2008 - 17:25 wib
text TEXT SIZE :  
Share

WASHINGTON - Paus Benediktus XVI dalam kunjungannya ke Amerika Serikat (AS) mengakui penanganan kasus seksual yang dilakukan sejumlah oknum rohaniwan belum dilakukan secara maksimal.

Karena itu, Paus meminta keuskupan Negeri Paman Sam untuk menindaklanjuti kasus tersebut secara tepat.

"Selama ini penanganan kasus tersebut ditangani oleh gereja secara tidak maksimal. Sudah menjadi perintah Tuhan bahwa sebagai pastur Anda harus bisa mengobati luka yang terjadi akibat kesalahan, melakukan rekonsiliasi, dan memberikan penanganan yang tepat kepada mereka yang bersalah," papar Paus Benediktus XVI, seusai bertemu sejumlah pejabat AS di Gedung Putih, Kamis (17/4/2008).

Sebelumnya, dalam wawancara kemarin, Paus Benediktus XVI menyatakan, kasus asusila yang terjadi sejak 2002 merupakan kasus yang sangat memalukan. Sebab, sejumlah rohaniwan di AS terbukti bersalah melakukan pelecehan seks terhadap anak-anak. Hal ini membuat pihak keuskupan membayar ganti rugi mencapai USD2 miliar.

Selain membahas kasus asusila, dalam kesempatan itu, Paus Beneditus XVI juga mendesak Presiden AS George W Bush untuk menggunakan diplomasi dalam menyelesaikan berbagai konflik dunia.

Paus menyatakan, demokrasi hanya bisa berkembang apabila para pemimpin politik menggunakan kebijaksanaan dan mempertahankan kebenaran. (sindo//jri)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Jum'at, 03 Juli 2009 17:09 wib

    Uni Eropa Akan Panggil Seluruh Dubes Iran di Eropa

  • Jum'at, 03 Juli 2009 15:48 wib

    Presiden Filipina Negatif Kanker

  • Jum'at, 03 Juli 2009 14:53 wib

    Pasien Flu Babi Tewas Tersengat Listrik

  • Jum'at, 03 Juli 2009 14:22 wib

    Brunei Konfirmasi Korban Tewas Pertama Flu Babi

  • Jum'at, 03 Juli 2009 14:09 wib

    Serangan Udara AS Tewaskan 10 Orang di Pakistan

  • o3 o4