Foto yang dikirim Elisabeth kepada temannya, sebelum disekap ayahnya selama 24 tahun. (The Sun)
Elisabeth, gadis malang yang disekap dan diperkosa oleh ayahnya memohon kepada temannya untuk mengunjunginya beberapa saat sebelum ayahnya, Josef Fritzl menjebloskannya ke dalam ruang bawah tanah yang mengerikan.
Dalam surat yang menyentuh kepada teman sekolah, dia mengatakan : "Sampai ketemu lagi."
Tapi hal itu tak pernah terjadi, malahan dia menghabiskan 24 tahun di penjara di bawah belas kasihan Fritzl si monster pemerkosa.
Surat-surat yang dikirim Elisabeth kepada teman laki-lakinya itu diperoleh secara eksklusif oleh The Sun kemarin, dan dilansir Kamis (8/5/2008).
Dalam sebuah surat dia berkata pada temannya: "Aku berharap kau tetap memegang janjimu bahwa kau akan mengunjungiku segera setelah kau mendapatkan SIM."
Di surat yang lain dia bercerita dengan gembira tentang malam di mana dia Clubbing: "Kami bersenang-senang."
Dan dalam surat yang ketiga, ditulis pada bulan Agustus 1984 atau 25 hari sebelum dia hilang, ia mengatakan: "Sebenarnya aku baik-baik saja."
Dibius
Dia mencantumkan sebuah foto dimana dirinya sedang duduk di dekat kolam renang. Dan meskipun dia sudah lama menjadi korban pelecehan Fritzl, dia tetap berusaha tampak riang dan gembira. Dalam bahasa Austria dia menggoreskan pesan berbunyi: "Pikirkan Aku!!! Sissy."
Foto itu adalah foto terakhir Elisabeth yang diketahui sebelum ia dibius dan dikunci oleh Fritzl di bawah rumah mereka di Amstetten.
Dia terkurung selama lebih dari dua dekade dan Fritzl memperkosanya sampai melahirkan tujuh orang anak. Surat-surat itu menggambarkan bahwa Elisabeth adalah seorang remaja yang ceria.
Dia mengungkapkan bahwa dia sudah memiliki pacar dan digambarkan sebagai seorang yang menyenangkan untuk diajak menikmati malam, gaya rambut yang baru, dan menyukai olahraga termasuk sepak bola.
Beberapa paragraf menunjukkan kalau dia sakit, menghadapi ujian yang melelahkan dan tinggal dalam sebuah tempat yang terpisah dari tempat tinggal keluarganya.
Dalam surat pertama, dia mengatakan kepada temannya yang berinisial "E" yang tinggal di Wiener Neudstadt, sebuah kota kecil di Timur Vienna bahwa dia sangat gembira menerima pesan "panjang yang menyenangkan" dari "E".
Dan dia menulis: "Sebenarnya aku baik-baik saja. Kadang aku masih merasakan sakit.
"Aku hanya masih berhubungana dengan (nama dihapus). Dia mengambil kelas memasak dan kelas pelayan berikutnya. Aku sudah kencan dengannya sejak kursus itu. Kadang ada masalah karena dia berasal dari Enzesfald/Lindabrunn. Tempat ini sangat jauh dari kediamanku dan itulah sebabnya aku sangat sedih."
Dia juga bercerita tentang lamarannya untuk mendapat pekerjaan di kota dekat kediaman "E": "Tetaplah berhubungan denganku." "Segera setelah aku pindah aku akan mengirim kepadamu alamatku yang baru. Kau bisa datang dan mengunjungiku dengan teman-temanmu jika kau mau."
Dia menambahkan: "Aku telah memotong rambutku dengan layer di samping dan di pinggir. Di belakang aku ingin membiarkannya panjang.
"Apakah kau juga mengadakan pesta ketika orangtuamu di rumah? kau gila."
Menunjukkan kemesraan yang hangat pada temannya, dia melanjutkan: "Aku punya pertanyaan sensitif. Aku ingin tahu apakah kita akan tetap berteman ketika kau memiliki seorang pacar?"
"Kebanyakan hubungan pertemanan berakhir karena masalah itu. Dan ini sangat penting bagiku."
Jika kau bisa percaya, aku berteman lebih baik dengan laki-laki daripada perempuan. Laki-laki lebih terpercaya daripada perempuan. Mungkin karena aku berada di dekat kakakku ketika aku kecil. Aku sangat bangga kepada kakakku yang sekarang berumur 21 tahun.
"Aku mengerti masalahnya dan dia mengerti aku, dan aku tidak akan mengatakan sesuatu yang burung mengenai dia. Elisabeth lalu menyimpulkan dengan mengatakan:"Aku berharap kita bisa segera bertemu. Salam hangat."
Elisabeth menyertakan fotonya di dekat kolam renang dan menulis; "Fotonya sedikit gelap tetapi aku akan segera mengirim yang lebih baik, ok?"(mbs)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad