Korban Tewas Gempa China Dekati 12.000
Selasa, 13 Mei 2008 - 16:34 wib
Nurfajri Budi Nugroho - Okezone
Berita Lainnya
-
23/07/2008 - 13:51:16 wib
Los Angeles Larang Kantong Belanja dari Plastik -
23/07/2008 - 12:08:40 wib
2 TKI di AS Gugat Majikan -
23/07/2008 - 11:21:38 wib
Malaysia Akan Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir -
23/07/2008 - 11:09:35 wib
20 Jam di Roller Coaster, Pria Dapat Kapal Pesiar
Menteri Urusan Sipil China Wang Zhenyao mengatakan, 11.922 jiwa tewas akibat gempa yang berpusat di provinsi Sinchuan itu.
Sedikitnya 30 gempa susulan menghentak provinsi itu dalam 24 jam, menyusul gempa yang pertama berkekuatan 7,9 SR yang terjadi Senin kemarin. Seluruh gempa susulan berkekuatan rata-rata 4 SR ke atas.
Kantor berita Xinhua melaporkan, jalan-jalan yang tertutup bebatuan dan rusak menghambat upaya mencapai kawasan yang paling parah terkena dampak gempa di Kabupaten Wenchuan. Hal itu membuat dokter militer dan serdadu berjalan untuk mencapai area, hampir 24 jam setelah gempa berkekuatan 7,9 jam itu terjadi.
Perdana Menteri China Wen Jiabao memerintahkan militer memprioritaskan pembukaan akses jalan ke Wenchuan tengah hari ini, Selasa (13/5/2008) waktu setempat.
Pemerintah China mengatakan jumlah korban tewas dipastikan bertambah, seiring mulai dijangkaunya kawasan yang mengalami imbas terburuk. Ribuan orang diyakini masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan, termasuk ratusan siswa di sejumlah sekolah.
"Terputusnya jalan, terganggunya komunikasi, dan hujan yang terus turun telah membuat upaya penyelamatan terhambat," kata Wen, dikutip Xinhua. "Nyawa manusia dan penyelamatan harta benda adalah prioritas utama," ia menambahkan.
Pakar gempa kepada CNN mengatakan, gempa yang terjadi pukul 14.28 waktu setempat Senin kemarin merupakan yang terbesar di negeri itu selama beberapa generasi. (jri)


