Los Angeles Larang Kantong Belanja dari Plastik
Rabu, 23 Juli 2008 - 13:51 wib
Ahmad Dani - Okezone
Berita Lainnya
-
18/08/2008 - 00:02:44 wib
Ibu di Mesir Lahirkan Bayi Kembar Tujuh -
17/08/2008 - 14:41:53 wib
Pesawat Qantas Delay 15 Jam -
17/08/2008 - 12:26:32 wib
Perang Dingin Berakhir, Kebencian Baru Meletus -
17/08/2008 - 11:33:25 wib
Perjanjian Damai, Rusia Masih Setengah Hati
Para pembeli bisa menggunakan kantong yang mereka bawa dari rumah atau membayar 25 sen untuk sebuah kantong dari kertas atau kantong yang ramah lingkungan. Demikian seperti dikutip Associated Press, Rabu (23/7/2008).
Lembaga yang tidak dikenal ini pada Selasa kemarin menekan kalangan legislatif untuk menekan dilakukannya daur ulang plastik di setiap pusat perbelanjaan. Lembaga itu mengatakan, kebijakan larangan itu tidak efektif jika pemerintah mengabaikan denda dan hanya mengharapkan bayaran 25 sen per kantung.
"Kami mendapatkan intinya apa yang kita butuhkan bagi kota. Di mana kita bisa mendapatkan hasil yang maksimal," kata anggota lembaga tersebut Ed Reyes yang mengajukan permohonan peraturan penggunaan kantung belanja plastik.
Reyes mengatakan aturan tersebut bisa meminimalisir biaya pemerintah dalam mengelola sampah yang sudah menggunung dan menyelamatkan sungai-sungai di Los Angeles.
Pemerintah setempat mengestimasikan lebih dari 2 miliar kantong plastik digunakan di Los Angeles dalam setahun. Dari jumlah itu hanya sebanyak 5 persen kantong plastik dan 21 persen kantong dari kertas di daur ulang di California.
Sedangkan 3 persen keuntungan dari daur ulang kantung plastik itu akan diberikan kepada pengecer dan 3 persen untuk negara.
Sampai saat ini San Francisco adalah negara bagian pertama di AS yang memberlakukan larangan bagi kantung belanja plastik. Peraturan ini mulai berlaku efektif pada November mendatang.
(ahm)


