o1 o2

International


Obama Diramalkan Menang

Selasa, 14 Oktober 2008 - 09:37 wib
text TEXT SIZE :  
Share

WASHINGTON - Senator Barack Obama diramalkan bakal memenangi pemilu presiden Amerika Serikat (AS) pada 4 November 2008 dengan gemilang. Secara matematis Obama telah melewati ambang batas suara elektoral 270 suara untuk merebut Gedung Putih.

Senator Illinois berusia 47 tahun ini dipastikan akan menang mutlak di sejumlah negara bagian basis pendukung Partai Demokrat yang dimenangi Al Gore dan John Kerry pada pemilu 2000 dan 2004. Kemenangan ini kemungkinan juga akan memberikan Obama dukungan suara mayoritas dari kalangan Demokrat di Kongres dan Senat.

Ini berarti Obama akan membawa perubahan besar dalam pemerintahan AS seperti yang pernah terjadi pada 1932 dan 1980, saat Partai Republik mengambil alih pemerintahan lantaran pemilih kecewa pada Demokrat.

Beberapa negara bagian penting yang selalu dimenangkan Republik dalam dua pemilu terakhir seperti Florida, Ohio, Colorado, dan Virginia telah digarap serius oleh Obama melalui kampanye beberapa hari belakangan.

Kampanye Obama juga fokus di North Carolina yang dalam sejarah politik AS tidak pernah dimenangkan Demokrat. Optimisme itu didukung hasil berbagai jajak pendapat yang mengunggulkan Obama. Angka jajak pendapat rata-rata di negara bagian tersebut menunjukkan Obama unggul 3-4 poin.

Mantan penasihat politik Presiden Ronald Reagan, Ed Rollins, menyamakan situasi saat ini dengan tahun 1980, saat pemilih kecewa dengan Jimmy Carter dan memilih Reagan untuk menggantikannya. "Obama telah memenuhi angka ambang batas. Setelah Reagan memenuhi ambang batas ini, pemilih langsung melupakan Carter dan mereka memberikan angka kemenangan besar bagi Reagan.Pemilu kali ini akan menjadi kemenangan besar (bagi Obama)," ujar Rollins.

Jajak pendapat Gallup kemarin memberikan keunggulan bagi Obama 49 persen dan McCain 42 persen. Angka ini juga rata-rata secara nasional yang dianggap masih cukup ketat. Namun, jika dilihat dari tren dan kondisi ekonomi saat ini, Demokrat memiliki keuntungan karena hanya 9 persen rakyat AS yang menganggap kebijakan pemerintahan Presiden George W Bush berada pada jalur yang benar.

Jajak pendapat ABC News/Washington Post menunjukkan Obama memimpin 53 persen dan McCain hanya 43 persen. Hasil jajak pendapat tersebut merupakan catatan bersejarah karena tidak ada kandidat presiden yang mampu mendapat dukungan sebesar itu pada detik terakhir pemilu sejak 1936.

Keunggulan Obama tersebut terkait krisis ekonomi di AS saat ini. Sebanyak sepuluh dari sepuluh orang pemilih terdaftar mengaku khawatir dengan arah ekonomi nasional. Adapun tujuh dari sepuluh pemilih terdaftar mengaku khawatir dengan kondisi keuangan keluarga mereka.

"Sebanyak 55 persen pemilih menganggap ekonomi sebagai satu-satunya isu paling utama dalam pemilihan ini," ungkap hasil jajak pendapat ABC News/Washington Post. Di tengah krisis perbankan, hanya 44 persen warga AS yang tetap yakin mereka memiliki cukup uang hingga masa pensiun mereka, turun dari 69 persen pada polling tiga tahun silam.

Ini menunjukkan pemilih yakin Obama mampu membawa mereka keluar dari krisis. Para pemilih terdaftar 53 persen yakin Obama mampu mengatasi masalah ekonomi, dibandingkan 37 persen yang yakin McCain bisa mengatasi krisis ekonomi.

Sementara itu, rating Presiden Bush turun hingga hanya 23 persen, lebih rendah dibandingkan rating Richard Nixon saat dipaksa turun dari kursi presiden pada 1974 akibat skandal Watergate. Polling itu dilakukan terhadap 1.101 orang dewasa, melalui telepon pada 8 Oktober hingga 11 Oktober, dengan margin kesalahan 3 persen.

Obama akan memberikan pidato "utama" tentang rencana penyelamatan ekonomi pada pukul 1.30 siang waktu setempat kemarin, atau 00.30 WIB hari ini. "Hari ini, di Toledo, Ohio, Senator Obama akan memberikan pidato kebijakan tentang rencana penyelamatan ekonomi untuk kelas menengah," seru tim kampanye Obama, Senin (13/10/2008).

Larry Sabato, Pengamat politik dari Universitas Virginia, mengatakan kondisi saat ini memungkinkan sekali bagi Demokrat untuk mengambil alih Gedung Putih. "Ini adalah momen yang tepat sekali bagi Demokrat," katanya.

Mantan pesaing Obama saat merebut nominasi presiden AS dari Partai Demokrat, Hillary Clinton-dan suaminya, mantan Presiden AS Bill Clinton-melancarkan kampanye di Pennsylvania kemarin. Pasangan itu berkampanye untuk Obama di daerah basis pekerja kerah biru yang sangat menentukan dalam pertarungan merebut Gedung Putih.

Ini merupakan penampilan pertama pasangan Hillary dan Bill Clinton untuk memberikan dukungan penuh kepada Obama. "Pemilu ini sangat penting dalam sejarah," tegas mantan Ibu Negara yang menyerukan agar pemilih dari kelas pekerja dan perempuan mendukung pria yang pernah mengalahkannya dalam nominasi presiden dari Demokrat.

Dalam pidato itu Hillary mengecam Bush. "Jangan membuat kesalahan dalam pemilu ini. Kita telah melakukan dengan baik sebelumnya dan kita akan melakukan itu lagi. Amerika akan menentang sisa-sisa Bush," papar Senator New York tersebut.

Hillary lantas menegaskan dukungannya terhadap calon wakil presiden dari Demokrat, Joe Biden, pria asal Scranton yang memiliki pendukung dari kelas pekerja. "Barack Obama dan Joe Biden untuk Anda dan itulah mengapa saya mendukung Barack Obama dan Joe Biden," kata Mantan Ibu Negara itu, 23 hari sebelum pemilihan presiden.

Bill Clinton yang masih populer di kalangan pendukung Demokrat menandaskan, Biden dan Obama memiliki persiapan lebih baik dibandingkan McCain untuk mengatasi krisis keuangan AS. Mantan Presiden AS itu meminta pada para pendukung Hillary dalam sesi pemilihan pendahuluan Demokrat untuk mendukung Obama.

"Anda perlu mengingat, jika Anda mendukungnya (Hillary), mengapa Anda mendukungnya. Jika Anda bertanya pada diri sendiri, siapa yang memiliki ide terbaik, siapa yang memiliki insting terbaik, siapa yang memiliki kemampuan terbaik untuk memahami tantangan ini, siapa yang memiliki dukungan terbesar, jawabannya ialah Barack Obama," tutur Bill Clinton. (sindo//mbs)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad 
Share
o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Jum'at, 03 Juli 2009 17:09 wib

    Uni Eropa Akan Panggil Seluruh Dubes Iran di Eropa

  • Jum'at, 03 Juli 2009 15:48 wib

    Presiden Filipina Negatif Kanker

  • Jum'at, 03 Juli 2009 14:53 wib

    Pasien Flu Babi Tewas Tersengat Listrik

  • Jum'at, 03 Juli 2009 14:22 wib

    Brunei Konfirmasi Korban Tewas Pertama Flu Babi

  • Jum'at, 03 Juli 2009 14:09 wib

    Serangan Udara AS Tewaskan 10 Orang di Pakistan

  • o3 o4