kapal tanker Sirius Star berbendera Liberia milik perusahaan minyak Arab Saudi, saat melaju di perairan Korea Selatan. Kapal tersebut mengangkut 2 juta barel minyak senilai USD100 juta/AFP
NAIROBI - Pembajak kapal tanker Sirius Star milik perusahaan minyak Arab Saudi, meminta tebusan sebesar USD25 juta atau Rp300 miliar lebih. Pemilik kapal hanya diberi waktu 10 hari.
"Kami meminta USD25 juta dari pemilik kapal. Kami tak ingin diskusi lebih panjang hanya 10 hari waktunya, Jika tidak, akan ada bencana," kata Mohamed Said, anggota pembajak seperti dikutip AFP, Kamis (20/11/2008).
Sirius Star dibajak di Samudra India 800 km dari pantai Kenya akhir pekan lalu. Saat ini pembajak menahan kapal tersebut di daerah Haradhere Somalia.
Kapal tanker raksasa tersebut membawa muatan minyak 2 juta barel dengan nilai sekira USD100 juta. Di dalamnya terdapat 25 kru berkebangsaan Filipina, Inggris, Polandia, Kroasia, dan Arab Saudi. Pejabat Angkatan Laut Amerika menyatakan, ukuran Sirius Star tiga kali lebih besar dibadning kapal induk milik armada AS yang biasa mengangkut puluhan pesawat tempur.
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Saud Al Faisal mengatakan, saat ini pemilik kapal sedang dalam proses negosiasi dengan pembajak. Namun pemilik menolak memberi keterangan terkait hasil negosiasi.
"Kami tak bisa memberikan konfirmasi terkait negosiasi dengan pemabajak," kata Mihir Sapur juru bicara Vela International, perusahaan pengelola kapal yang merupakan bagian dari perusahaan minyak Saudi Aramco.
(ton)
"Kami meminta USD25 juta dari pemilik kapal. Kami tak ingin diskusi lebih panjang hanya 10 hari waktunya, Jika tidak, akan ada bencana," kata Mohamed Said, anggota pembajak seperti dikutip AFP, Kamis (20/11/2008).
Sirius Star dibajak di Samudra India 800 km dari pantai Kenya akhir pekan lalu. Saat ini pembajak menahan kapal tersebut di daerah Haradhere Somalia.
Kapal tanker raksasa tersebut membawa muatan minyak 2 juta barel dengan nilai sekira USD100 juta. Di dalamnya terdapat 25 kru berkebangsaan Filipina, Inggris, Polandia, Kroasia, dan Arab Saudi. Pejabat Angkatan Laut Amerika menyatakan, ukuran Sirius Star tiga kali lebih besar dibadning kapal induk milik armada AS yang biasa mengangkut puluhan pesawat tempur.
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Saud Al Faisal mengatakan, saat ini pemilik kapal sedang dalam proses negosiasi dengan pembajak. Namun pemilik menolak memberi keterangan terkait hasil negosiasi.
"Kami tak bisa memberikan konfirmasi terkait negosiasi dengan pemabajak," kata Mihir Sapur juru bicara Vela International, perusahaan pengelola kapal yang merupakan bagian dari perusahaan minyak Saudi Aramco.
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad