ISLAMABAD - Pemerintah Pakistan kembali menolak tuduhan India yang menyatakan bahwa Islamabad ikut mendukung serangan berdarah di Mumbai pada November tahun lalu.
Pakistan menganggap tuduhan India memicu ketegangan antara dua negara bertetangga itu. Pernyataan penolakan tersebut dikeluarkan langsung oleh departemen luar negeri Pakistan kemarin. Penolakan itu merupakan respons dari pemerintah Islam abad atas klaim sepihak Pemerintah India tentang serangan di Mumbai.
?Memfitnah Pakistan ataupun institusinya merupakan tindakan tidak bertanggung jawab dan tak dapat diterima. Ini merupakan salah satu langkah untuk memulai peperangan,? ungkap pernyataan resmi dari kementrian luar negeri Pakistan.
?Pakistan merupakan korban dari terorisme. Pakistan bukan sebagai negara pendukung aksi terorisme,? imbuhnya. Menurut salah satu pejabat tinggi Pakistan, Shahid Malik, Pemerintah Pakistan juga telah mengirimkan pernyataan tersebut ke sejumlah negara yang warganya ikut menjadi korban dalam serangan di Mumbai, di antaranya Amerika Serikat (AS).
Meski demikian, Pemerintah Pakistan enggan memberikan penjelasan lebih jauh mengenai pernyataan keberatannya tersebut. Pernyataan resmi Pemerintah Pakistan itu dikeluarkan sehari setelah India mengirimkan bukti keterlibatan Islamabad dalam serangan di Mumbai.
Selain itu, Perdana Menteri (PM) India Manmohan Singh sebelumnya menyatakan, beberapa agen Pemerintah Pakistan telah mendukung para penyerang. Singh juga menuduh Islamabad menggunakan teroris sebagai salah satu instrumen kebijakannya.(sindo//ahm)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com/okezone.jad