BANDAR LAMPUNG - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Stasiun Maritim Lampung memeringatkan adanya gelombang setinggi 2,1 meter di Selat Sunda pada Sabtu 22 Desember esok sejak pukul 07.00 WIB.
Tingginya gelombang ini membuat BMG mengeluarkan peringatan bagi kapal kecil, kapal tongkang, dan kapal cepat untuk tidak berlayar.
Forecaster BMG Stasiun Maritim Lampung, Rintiana mengatakan, kemungkinan besar gelombang tinggi ini akan berlangsung hingga 24 Desember.
"Kecepatan angin mencapai 21 knot dari arah selatan ke barat. Ini potensial menyebabkan hujan lebat dan gelombang tinggi 2,1 meter," ujar Rintiana di kantornya, Panjang, Banrad Lampung, Jumat (21/12/2007).
"Dalam keadaan normal, tinggi gelombang di bawah dua meter dan kecepatan angin di bawah 20 knot. Sebaiknya kapal kecil tidak berlayar," tandas dia.
Peringatan yang sama berlaku bagi kapal feri. "Namun bahayanya tidak seperti pada kapal cepat. Kapal feri masih bisa beroperasi," imbuhnya. Namun begitu, nahkoda kapal diminta waspada terhadap arah angin.
Hal serupa juga akan terjadi di pantai barat dan pantai timur Lampung. Di Pantai Barat, tinggi gelombang diprediksi mencapai 2,5 meter dengan kecepatan angin 22 knot.
"Angin sedang kencang dan gelombang sedang tinggi. Sebaiknya nelayan di pantai barat tidak melaut," tutup dia.
(Aji Aditya Junior/Trijaya/jri)