Markas Militer Diserang, 27 Orang Tewas
Ahmad Dani
Kamis, 22 Mei 2008
18:44 wib
MALI - Gerakan pemberontak di Mali, semakin memanas. Tidak tanggung-tanggung, sebuah markas militer pun diserang. Akibatnya, 10 tentara dan 17 dari pemberontak meregang nyawa.
Aksi penyerangan tersebut terjadi di gurun utara yang merupakan salah satu basis pertahanan militer negara Mali. Seperti dikutip dari Associated Press, Kamis (22/5/2008), serangan tersebut kemungkinan dilakukan etnis Tuareg.
Hal tersebut juga sudah diakui kelompok Etnis Tuareg. Sebelumnya, etnis tersebut juga melakukan serangan mematikan di wilayah Abeibara. Dalam perang selama delapan jam tersebut, kelompok pemberontak mengklaim berhasil menangkap 60 tentara Mali dan hanya satu pemberontak yang tewas.
Selain menawan 60 tentara, kelompok pemberontak juga berhasil mendapatkan sejumlah senjata dan kendaraan perang.
Hingga saat ini pihak militer belum memberikan sanggahan atas klaim dari pihak pemberontak. Mereka hanya melansir 31 prajurit tewas dalam pertempuran di kota yang terletak 130 kilometer dari Kota Kidal tersebut.
Dengan adanya serangan ini semakin melemahkan wacana gencatan senjata dari kedua belah pihak yang sedang diusahakan berbagai pihak.
(ahm)