Getting Time...

Kebakaran Markas Komisi Eropa Diselidiki

Nurfajri Budi Nugroho
Selasa, 19 Mei 2009 10:03 wib
Seorang karyawan berlari saat gedung terbakar (Reuters)
Seorang karyawan berlari saat gedung terbakar (Reuters)
BRUSSELS - Ada kejanggalan dari peristiwa kebakaran yang terjadi di kantor pusat Komisi Eropa di Brussels, Belgia, pada Senin siang kemarin. Penyelidikan pun digelar.

Saat peristiwa terjadi pukul 12.50 waktu setempat, sekira 3.000 orang yang berada di gedung itu berlarian keluar. Namun anehnya, alarm tanda bahaya baru dibunyikan 15 menit kemudian.

Seorang pejabat Komisi Eropa menyebutkan api berasal dari lantai dasar, lalu naik ke atas melalui corong-corong di gedung berlantai 18 itu. Menurut dia, alarm baru menyala saat api sudah mencapai lantai 13.

"Alarm otomatis berbunyi di lantai 13. Itu membutuhkan waktu sekitar 15 menit," ujar seorang juru bicara Komisi, dikutip dari Reuters, Selasa (19/5/2009).

Seorang juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Brussels mengatakan, api terlihat mulai pukul 12.50. "Kami melihat alarm ternyata tidak berbunyi," kata dia.

Seorang reporter Reuters yang berada di gedung saat kejadian mengaku melihat gumpalan asap tebal. Namun orang-orang yang ada di dalam gedung belum dievakuasi hingga 20 menit kemudian.

"Ada banyak petugas keamanan dan petugas pemadam kebakaran internal yang berupaya mencari api. Lalu kami memutuskan untuk keluar dari gedung. Ketika itu tidak ada alarm," kata dia, yang juga mengaku melihat Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso dan beberapa Komisioner dievakuasi oleh staf keamanan gedung dan polisi beberapa menit kemudian.

Saat ini gedung tersebut ditutup sampai ada pengumuman lanjut.(jri)
TWITTER »
twit