Getting Time...

Wapres AS Dituding Campuri Politik Lebanon

Anton Suhartono
Jum'at, 22 Mei 2009 18:05 wib
Joe Biden, Wakil Presiden Amerika Serikat. (Foto: Top News)
Joe Biden, Wakil Presiden Amerika Serikat. (Foto: Top News)
BEIRUT - Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden tiba di Beirut, Lebanon, Jumat ini. Kedatangan Biden itu dituding sebagai upaya AS untuk ikut campur dalam politik dalam negeri Lebanon menjelang pemilihan umum awal Juni mendatang.

Dalam kunjungannya, Biden akan melakukan pembicaraan dengan Presiden Michel Sleiman, Perdana Menteri Fuad Sinora, dan juru bicara parlemen Nabih Berri. Gedung Putih menyatakan, salah satu tujuan kedatangan Biden untuk menawarkan kerja sama militer.

Kedatangan Biden yang hanya beberapa pekan menjelang pemilihan umum itu menjadi kontroversi. Hezbullah menuding kedatangan Biden itu merupakan bentuk campur tangan pemilu Lebanon.

Kelompok Hezbullah diprediksi mendominasi pemerintahan dalam pemilihan umum pada 8 Juni mendatang.

Dalam pernyataannya yang dikutip CNN, Jumat (22/5/2009), Hezbullah meminta pejabat Lebanon, terutama Presiden Sleiman untuk membicarakan soal mata-mata (Israel), kekerasan yang dilakukan Israel, dan pendudukan negara Yahudi itu terhadap wilayah Lebanon.

AS mengklaim Hezbullah yang merupakan kelompok Syiah itu mendapat dukungan dari Suriah dan Iran.(ton)
TWITTER »
twit