KENTUCKY - Sebuah markas militer Amerika Serikat di negara bagian Kentucky ditutup selama tiga hari. Penutupan terkait maraknya aksi bunuh diri tentara dalam beberapa pekan belakangan.
Brigader Jenderal Stephen Towsend, komandan basis militer AS Kentucky seperti dikutip AFP, Jumat (29/5/2009), mengatakan penutupan basis militer Fort Campbell itu dilakukan agar jajarannya memfokuskan penyelidikan terhadap maraknya tentara yang bunuh diri. Pekan lalu dua tentara AS bunuh diri sehingga menambah total prajurit AS yang mati sia-sia sebanyak 11 orang.
Fort Campbell merupakan rumah bagi pasukan Divisi ke-101 Airborne. Sebuah divisi yang prajuritnya menjadi langganan diterjunkan ke negara konflik. Penutupan dilakukan sejak Rabu waktu setempat dan berakhir Jumat pekan ini.
Tugas ke wilayah konflik di Irak dan Afghanistan menyebabkan tentara tertekan. Hal ini yang ditengarai menjadi pemicu tingginya angka bunuh diri di kesatuan itu.
Data militer AS menyebutkan, selama 2008 sebanyak 128 tentara AS tewas bunuh diri. Angka itu melonjak dari 115 pada tahun sebelumnya. Sejak 2001 atau setelah tragedi 11 September, tentara AS kerap diterjunkan ke Irak dan Afghanistan.
Data juga menyebutkan, selama tahun ini saja sudah 64 tentara AS yang mati bunuh diri. Militer AS meyakini tahun ini angka bunuh diri akan melebihi tahun sebelumnya.
(ton)