Barack Obama saat bertemu PM Israel Benjamin Netanyahu belum lama ini (Reuters)
LONDON - Amerika Serikat dapat menjadi teladan bagi dunia Muslim, kata Presiden Amerika Serikat Barack Obama menjelang kunjungannya ke Eropa dan Timur Tengah.
"Hal terpenting yang dapat kami lakukan adalah hadir sebagai teladan (role model) yang baik," ujar dia kepada stasiun televisi BBC yang disiarkan hari ini, Selasa (2/6/2009), seperti dilansir Reuters.
Obama berharap kunjungannya akan memulai sebuah hubungan baru antara Amerika dan komunitas Muslim yang lebih luas.
"Demokrasi, hukum, kebebasan berbicara, kebebasan beragama, bukanlah prinsip yang mudah di Barat yang dapat diterapkan di negara-negara tersebut, namun saya yakin dapat menjadi pronsip universal yang dapat mereka rangkul dan mereka perkuat sebagai bagian dari identitas nasional," papar Obama.
Yang berbahaya, kata Obama, adalah ketika AS atau negara lainnya memaksakan nilai-nilai yang mereka anut kepada negara lain dengan sejarah dan budaya yang berbeda.
Menurut rencana, Obama akan menggelar pembicaraan dengan Raja Arab Saudi Abdullah untuk membahas beragam persoalan, dari isu nuklir Iran hingga proses perdamaian di Timur Tengah.
Obama akan mengunjungi Riyadh pada 3 Juni dan dilanjutkan dengan kunjungan ke Mesir, Jerman, dan Prancis.
Juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs mengatakan, Arab Saudi merupakan sekutu setia AS di kawasan itu dan berpotensi menjadi pemain kunci untuk mendorong penyelesaian konflik Palestina-Israel. Isu tersebut, menurut dia, telah menjadi prioritas dalam kebijakan luar negeri Obama.(jri)