Getting Time...

China Bantai 20.000 Anjing

Anton Suhartono
Selasa, 02 Juni 2009 13:19 wib
Foto Ilustrasi : MSNBC
Foto Ilustrasi : MSNBC
BEIJING - Otoritas di utara China membunuh lebih dari 20.000 anjing. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi menyebarnya wabah rabies.

Dilaporkan kantor berita Xinhua, Selasa (2/6/2009), sejak Maret lalu sudah delapan orang yang dilaporkan meninggal di kota Hanzhong, Provinsi Shaanxi. Sementara dua lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Pembantaian anjing marak belakangan ini seiring menyebarnya wabah rabies. Lebih dari 2.000 orang di China menderita sakit rabies setiap tahunnya setelah digigit anjing.

Rabies menyebar di 11 kota dan dilaporkan sudah 5.000 orang yang menderita Rabies sejak Maret.

Kepala Dinas Perternakan Hanzhong, Qin Mingxian mengatakan, 20.000 lebih anjing yang dimusnahkan itu merupakan langkah pencegahan, sehingga belum jelas apakah seluruhnya dapat menularkan rabies.

Anjing yang dibunuh termasuk di luar daerah yang mengalami wabah rabies. Anjing itu diambil baik yang tinggal secara liar dan yang tinggal di permukiman, seperti sekolah dan taman.

Sementara pemilik anjing peliharaan wajib melapor ke dinas setempat. Anjing itu harus divaksinasi.
(ton)
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit