PUTRAJAYA - Polisi Malaysia sudah mengetahui tersangka terorisme Mas Selamat Kastari sudah masuk ke negara itu sejak beberapa bulan lalu. Namun polisi sengaja tidak langsung menangkapnya.
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Malaysia Mahmood Adam dalam wawancara dengan Associated Press dan dilansir Selasa (2/6/2009), mengatakan, penundaan penangkapan itu bertujuan agar Kastari dapat "membantu" mengungkap kawanan kelompok militan di negara itu.
Tersangka terorisme yang melarikan diri dari penjara Whitley Road Detention Center Singapura Februari 2008 itu, ditangkap polisi Malaysia pada 1 April lalu.
Menurutnya, hal yang tidak kalah penting dengan penangkapan Kastari adalah mengungkap jaringan kerja militan itu di Malaysia. Hasilnya, polisi juga menangkap dua tersangka lainnya di Johor, tak lama setelah penangkapan Kastari.
Sayangnya, Adam tidak menyebutkan kapan polisi Malaysia mendeteksi kedatangan Kastari ke negara itu.
Keberadaan Kastari itu juga sudah diketahui Singapura. Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Singapura Senin kemarin mengatakan, operasi gabungan sudah dilakukan Malaysia Special Branch (MSB) dan Singapore Internal Security Departement sejak beberapa bulan lalu. Hasil operasi itu menyimpulkan Kastari berada di Malaysia.
(ton)