DUBAI - Seorang petinggi Al Qaeda dalam sebuah wawancara mengatakan, Al Qaeda mungkin akan menggunakan nuklir Pakistan untuk menghadapi Amerika Serikat.
Saat ini militer Pakistan sedang melakukan operasi penumpasan sekutu Al Qaeda, Taliban, di Lembah Swat yang hanya berjarak 100 kilometer barat laut Ibu Kota, Islamabad. Pakistan mengkhawatirkan Taliban secara perlahan akan menguasai ibu kota, termasuk merebut fasilitas nuklir.
"Tuhan berkehendak nuklir itu tak jatuh ke tangan AS dan pejuang harus mengambil dan memanfaatkannya untuk melawan AS," kata Mustafa Abu Al Yazid pimpinan Al Qaeda Afghanistan dalam wawancara dengan stasiun televisi Al Jazeera dan dikutip Reuters, Senin (22/6/2009).
Menanggapi pertanyaan soal peran AS untuk menyelamatkan nuklir Pakistan dari tangan Al Qaeda, Yazid menanggapi, pihaknya yakin pasukan Pakistan akan dikalahkan di Lembah Swat. Yazid meyakini kemenangan itu juga akan diraih di tempat lain. Hal ini menjadi modal kepercayaan diri Al Qaeda untuk dapat menguasai apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk mengalahkan AS.
"Strategi organisasi Al Qaeda untuk periode ke depan sama dengan sebelumnya, yaitu mengalahkan kepala ular, pemimpin tirani, Amerika Serikat," tegasnya.
Menurutnya rencana itu akan dapat dicapai dengan kerja keras, termasuk membuka front-front pertempuran baru sehingga AS akan meningkatkan operasi militernya. Kondisi itu akan dapat menguras keuangan musuh.
(ton)