Getting Time...

Mogok Pekerja Kereta Thailand, 200 Ribu Orang Terlantar

Anton Suhartono
Selasa, 23 Juni 2009 14:18 wib
BANGKOK - Para pegawai kereta di seluruh Thailand melakukan mogok kerja sejak Senin kemarin. Akibatnya ratusan ribu penumpang terlantar.

Perusahaan jawatan kereta Thailand menyatakan, sekira 200.000 penumpang terkena dampak mogok kerja yang sudah berlangsung selama dua hari itu. Para pekerja menentang rencana modernisasi yang akan dilakukan pemerintah. Selain itu mereka juga menentang rencana privatisasi perusahaan kereta.

Namun menteri Transportasi Thailnd Sopon Zarum membantah skema privatisasi itu. Dia bahkan mengkritik aksi mogok serikat pekerja yang dilakukan tanpa pemberitahuan itu, sehingga  menyebabkan ratusan tibu penumpang terlantar.

"Tidak pantas untuk berhenti bekerja tanpa negosiasi. Saya akan berbicara dengan mereka," kata Sopon seperti dikutip AFP, Selasa (23/6/2009).

Dia menambahkan permeintah telah menganggarkan 72 miliar baht atau sekira Rp110,8 triliun untuk melakukan modernisasi di bidang perkeretaan dan bukan melakukan privatisasi. "Tidak ada privatisasi," tegasnya.

Sementara itu Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva, Selasa ini, melakukan pertemuan untuk merespons tuntutan serikat pekerja. Mogok dilakukan sekira 400 mekanik dan masinis dari total 2.200 pekerja.
(ton)
TWITTER »
twit