WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Barack Obama dijadwalkan melakukan petemuan dengan Paus Benedict XVI di Vatikan, 10 Juli mendatang. Pertemuan dibayangi perbedaan sikap keduanya soal aborsi.
Presiden yang sebelumnya menyatakan pelegalan aborsi sebagai hak asasi kaum perempuan, akan berada di Italia mulai 8 hingga 10 Juli mendatang untuk menghadiri pertemuan para pemimpin negara-negara industri maju, G8.
"Dalam kunjungan Jumat itu, Obama akan mengunjungi Paus Benedictus XVI untuk membahas beragam isu, termasuk berbagi pandangan soal keberagaman keyakinan," kata Robert Gibbs juru bicara Gedung Putih seperti dikutip AFP, Kamis (25/6/2009).
Juru bicara Vatikan Federico Lombardi menyatakan selain bertemu Obama, Paus juga akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Jepang Taro Aso pada 7 Juli dan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd pada 9 Juli.
Meski Obama bukan penganut Katolik Roma, namun kedua pihak memiliki persamaan pandangan terkait isu internasional, termasuk dengan dunia Islam. Vatikan mendukung pidato Obama di Kairo, Mesir, awal Juni lalu yang menginginkan hubungan lebih harmonis dengan dunia Islam.
Vatikan memiliki hubungan baik dengan pendahulu Obama, George W Bush yang menentang aborsi. Setelah mengambil alih kepemimpinan Gedung Putih 20 Januari lalu, Obama menyudahi peran pemerintah dalam mendanai penelitian embriology serta memberikan wewenang kepada perempuan untuk melakukan aborsi.
(ton)