Getting Time...

42.000 Orang Tewas Akibat Bom Peninggalan Perang

Anton Suhartono
Senin, 29 Juni 2009 13:17 wib
Foto: Reuters
Foto: Reuters
HANOI - Bahan peledak yang belum sempat meledak peninggalan Perang Vietnam, telah membunuh lebih dari 42.000 orang sejak perang itu usai 30 tahun lalu.

Pejabat senior militer Vietnam menyatakan, setiap hari ada saja korban tewas akibat terkena ranjau darat atau bom lainnya.

Wakil Menteri Pertahanan Vietnam Letnan Jenderal Nguyen Huy Hiue dalam laporan di media militer dan dikutip Associated Press, Senin (29/6/2009), menyatakan Militer AS menggunakan 15 juta ton bom dan amunisi selama perang Vietnam. Dari jumlah tersebut, sebanyak 800.000 ton di antaranya belum meledak dan saat ini tersebar di 20 persen wilayah Vietnam.

Nguyen memperkirakan dibutuhkan waktu lebih dari 100 tahun untuk membersihkan seluruh wilayah itu dari ranjau.

Selain korban tewas, sebanyak 62.000 dilaporkan terluka sejak perang berakhir 1975 lalu. Sebagian di antaranya mengalami cacat permanen.

Menurut Nguyen, dibutuhkan dana miliaran dolar untuk membersihkan seluruh wilayah Vietnam dari bom. Pemerintah dibantu organisasi internasional, termasuk AS, saat ini baru berhasil membersihkan tiga persen dari seluruh wilayah yang ditanam bom-bom itu.

Menurut Nguyen, dibutuhkan dana miliaran dolar untuk membersihkan seluruh wilayah

Data yang dirilis Nguyen itu belum termasuk korban di negara tetangga, seperti Laos dan Kamboja. Di kedua negara itu, puluhan ribu dilaporkan tewas akibat terkena ranjau darat sejak 1975.
(ton)
TWITTER »
twit