Getting Time...

Tak Ada Lagi Tempat Prostitusi di China

Anton Suhartono
Senin, 29 Juni 2009 14:06 wib
Foto Ilustrasi : ACC TV
Foto Ilustrasi : ACC TV
BEIJING - Kepolisian China melancarkan razia lokasi prostitusi besar-besaran di seluruh negeri menyambut hari kemerdekaan ke-60 negara itu pada 1 Oktober mendatang.

Laporan The Global Times seperti yang dikutip AFP, Senin (29/6/2009), melaporkan razia akan menyasar tempat-tempat yang diduga menyediakan jasa layanan pemuas nafsu itu, baik di klub malam, hotel, panti pijat, dan lainnya.

"Mulai sekarang hingga akhir September kami melakukan kampanye besar-besaran untuk memerangi aktivitas prostitusi," kata Zhang Xinfeng Wakil Polisi China.

"Kami menggunakan momentum (hari ulang tahun kemerdekaan) untuk memberangus aktivitas kejahatan," jelas Zhang.

China kerap melakukan kampanye memberangus tindakan kehajatan secara besar-besaran menyambut acara besar nasional maupun internasional. Aktivitas yang sama pernah dilakukan menjelang pelaksanaan Olimpiade Beijing, Agustus tahun lalu.

Selain itu, kampanye melawan prostitusi juga dilakukan terkait kasus pembunuhan seorang pegawai pemerintah provinsi Hubei, Mei lalu. Pegawai itu dibunuh oleh seorang perempuan pekerja seks komersial di sebuah kolam renang di ibu kota Hubei.

Polisi China rata-rata menerima 140.000 laporan kasus prostitusi setiap tahun. Polisi juga menangkap sekira 250.000 orang setiap tahun karena terlibat dalam bisnis haram itu.
(ton)
TWITTER »
twit