Getting Time...

Ahmadinejad: Selidiki Kematian Neda!

Anton Suhartono
Senin, 29 Juni 2009 16:43 wib
Seorang perempuan menatap foto Neda Agha-Soltan di Auvers sur Oise dekat Paris, Prancis. Neda merupakan perempuan Iran yang tewas dalam demonstrasi menolak hasil pilpres Iran di Teheran 20 Juni lalu. (Reuters)
Seorang perempuan menatap foto Neda Agha-Soltan di Auvers sur Oise dekat Paris, Prancis. Neda merupakan perempuan Iran yang tewas dalam demonstrasi menolak hasil pilpres Iran di Teheran 20 Juni lalu. (Reuters)
TEHERAN - Presiden Mahmoud Ahmadinejad meminta dilakukan penyelidikan terkait kematian Neda Agha-Soltan, seorang perempuan yang tewas dalam demonstrasi menolak hasil pemilihan presiden Iran.

Dilaporkan kantor berita IRNA dan dikutip Reuters, Senin (29/6/2009), Ahmadinejad mengirim surat kepada kepala pengadilan Ayatollah Mahmoud Hashemi Shahroudi, meminta dilakukan penyelidikan secara serius untuk mengungkap "elemen (pelaku)" di balik kematian Neda.

Menurut Ahmadinejad kematian perempuan 26 tahun itu telah dijadikan propaganda Barat untuk memperkeruh suasana politik di Iran.

Dalam suratnya Ahmadinejad juga meminta pengadilan untuk mengumumkan hasil penyelidikan itu.

Perempuan siswa sekolah musik itu tewas pada 20 Juni lalu saat pendukung calon presiden Hossein Mousavi bentrok dengan polisi dan pasukan Basij di Teheran. Neda dianggap sebagai ikon perlawanan terhadap kecurangan hasil pilpres Iran.

Foto saat kematian Neda sempat di-posting di internet. Neda merupakan satu dari 10 korban tewas dalam bentrokan di hari yang sama di Teheran.(ton)
TWITTER »
twit