TEHERAN - Pemerintah Iran menyatakan telah menyelesaikan penyelidikan tuduhan kecurangan dalam pemilihan presiden 12 Juni lalu. Berdasarkan hasil penghitungan ulang, Mahmoud Ahmadinejad dinyatakan sebagai pemenang.
"Tidak ada kecurangan yang nyata," kata Abbas Ali Kadkhodaei juru bicara Dewan Garda kepada Press TV dan dikutip CNN, Selasa (30/6/2009).
Kadkhodaei menambahkan tidak ada perbedaan suara yang signifikan berdasarkan penghitungan ulang. "Setelah ini, kasus ditutup," tegasnya.
Dia menjelaskan sebanyak 40,000 perwakilan dari para calon presiden telah menyakiskan langsung kotak suara untuk memastikan tidak ada masalah. Sementara jumlah kotak suara yang ada mencapai 46.000. Artinya ada 6.000 lagi yang belum terpantau dan pihaknya telah menyelidiki dan memastikan tidak ada masalah dengan sisa kotak suara itu.
Kadkhodaei juga menjelaskan memang ada kelebihan surat dalam satu kotak suara dibanding jumlan daftar pemilih. Namun hal itu bisa saja terjadi mengingat sistem pemilihan di sana membolehkan bagi orang yang sedang dalam perjalanan untuk memberikan hak suaranya di daerah lain.
Kadkhodaei juga memastikan telah menyelidiki dugaan penjualan suara. "Kami pastikan bahwa itu tidak terjadi," imbuhnya.
(ton)