NEW YORK - Perserikatan Bangsa-Bangsa mulai menyelidiki kematian mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto yang
tewas terbunuh pada 27 Desember 2007 silam.
Penyelidikan dipimpin duta besar Chili untuk PBB, Heraldo Munoz. Termasuk dalam tim itu mantan Marzuki Darusman yang merupakan anggota DPR dan mantan jaksa agung Indonesia. Demikian seperti dikutip dari BBC.
Penyelidikan dimulai hari ini, Rabu (1/7/2009), dan akan berlangsung selama enam bulan untuk menginvestigasi fakta dan keadaan seputar kematian perempuan itu.
Sekadar mengingatkan, Bhutto tewas akibat serangan bom bunuh diri di Rwalpandi, saat berkonvoi di tengah-tengah pendukungnya. Peristiwa terjadi dua bulan setelah dia kembali ke Pakistan dari pengasingan.
Tuduhan atas kematian Bhutto telah dialamatkan pemerintah Pakistan kepada pemimpin Taliban di Pakistan, Baitullah Mehsud. Namun Mehsud telah membantah berada di balik peristiwa tersebut.
Selain Mehsud, presiden ketika itu, Pervez Musharraf, juga menjadi sasaran tuduhan. Sebab saat itu Musharraf tengah terlibat perselisihan politik dengan Bhutto.
(jri)