Getting Time...

Jerman Desak Israel Hentikan Pembangunan Permukiman

Anton Suhartono
Kamis, 02 Juli 2009 16:45 wib
Angela Merkel, Kanselir Jerman. (Reuters)
Angela Merkel, Kanselir Jerman. (Reuters)
BERLIN - Kanselir Jerman Angela Merkel mendesak Israel menghentikan pembangunan permukiman Yahudi diĀ  Tepi Barat. Pembangunan itu membahayakan usaha perdamaian di Timur Tengah.

"Saya kira penting bagi semua pihak untuk menunjukkan komitmen (menciptakan perdamaian), termasuk soal pembangunan permukiman," kata Merkel dalam pidatonya kepada majelis rendah parlemen seperti dikutip Reuters, Kamis (2/7/2009).

"Saya tegaskan (Israel) harus menghentikan. Kita tidak akan mencapai pada solusi dua negara seperti yang dibutuhkan di Timur Tengah," ungkapnya.

Pernyataan Merkel itu sejalan dengan sikap Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Sebelumnya Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan dukungan AS saja tidak cukup hingga Israel menghentikan aktivitas pembangunan permukiman di wilayah pendudukan milik Palestina.

Washington sudah meminta Israel untuk menghentikan secara total pembangunan itu. Permintaan AS yang sebenarnya sudah disampaikan sejak 10 tahun terakhir.

Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, Rabu kemarin, mengatakan Israel akan mempertimbangkan penangguhan terbatas atas pembangunan permukiman baru. Namun dia mengingatkan masih banyak aspek yang bisa disepakati dalam poin perdamaian.(ton)
TWITTER »
twit