Foto: Reuters
GAZA - Remaja 17 tahun Palestina dilaporkan tewas ditembak tank Israel di Jalur Gaza, Kamis kemarin. Selain itu, empat orang mengalami luka.
Seorang saksi mata bernama Hyam Ayash seperti dikutip Press TV, Jumat (3/7/2009), menyatakan gadis itu tewas setelah sebuah tank Israel menembakkan mortar terhadap sebuah sasaran di kamp pengungsi Al Burejj.
Pihak medis menyatakan satu dari empat korban luka, dalam kondisi kritis.
Ironisnya, insiden itu terjadi setelah organisasi kemanusiaan Amnesty International, Kamis kemarin, mengumumkan hasil laporannya terkait 22 hari operasi militer Israel ke Gaza.
Amnesty menuding Israel telah melakukan pelanggaran perang dengan melakukan serangan secara sembarangan dan disengaja. Akibatnya banyak korban sipil, baik perempuan dan anak-anak yang tewas. Menurut penyelidikan Amensty, dari 1.400 korban meninggal, sebanyak 300 di antaranya merupakan anak-anak.
Dalam laporan sebanyak 117 halaman itu, Amnesty juga membantah tudingan Israel bahwa, organisasi perlawanan Palestina, Hamas, menggunakan warga sipil sebagai tameng hidup.(ton)