Kantor kedutaan besar Iran di London. (Flickr)
BRUSEL - Negara-negara Uni Eropa mempelajari bentuk sikap tegas terhadap Iran. UE pertimbangkan rencana pemanggilan seluruh duta besar Iran di Eropa dan membatalkan visa bagi para diplomat negara itu.
"Belum ada keputusan yang diambil terkait dua pilihan itu," ujar salah satu diplomat UE setelah melakukan pertemuan 27 negara anggota UE di Stockholm, Kamis waktu setempat.
Diplomat itu menyatakan, Menteri Luar Negeri Swedia Carl Bildt sudah melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki awal pekan ini. Swedia berkomunikasi dengan Iran dalam kapasitasnya sebagai pemimpin tertinggi Uni Eropa. Namun tikda dijelaskan hasil pembicaraan itu.
"Kami kami melakukan setahap demi setahap. Kami menunggu respons dari Iran," kata diplomat itu.
Diplomat itu juga tidak memberi tahu secara terperinci terkait rencana penarikan seluruh duta besar negara Eropa di Iran. Rencana itu baru akan dibahas Jumat ini.
Sikap keras Uni Eropa itu dikeluarkan sebagai protes atas penanganan terhadap demonstran yang menolak hasil pemilihan presiden dua pekan belakangan yang dianggap terlalu berlebihan. Sikap Uni Eropa itu ditanggapi Iran sebagai bentuk campur tangan negara-negara Barat. Otoritas Iran juga membantah adanya kecurangan dalam proses pilpres.(ton)