Perompak Somalia (worldbulletin.net)
ISTANBUL - Horizon I, sebuah kapal kargo berbendera Turki yang membawa 23 kru, menjadi korban pembajakan perompak di lepas pantai Somalia. Kapal tersebut bertolak dari Arab Saudi menuju Yordania.
"Kapal diambil di Teluk Aden pagi ini bersama 23 kru berkebangsaan Turki," kata Andrew Mwangura, koordinator Program Pendampingan Pelaut Afrika Timur, seperti dilansir Reuters, Rabu (8/7/2009).
Padahal pada musim ini, menurut dia, sulit bagi para perompak untuk membajak kapal-kapal karena angin musim membuat laut tidak bersahabat. "Cuaca yang buruk telah menghambat serangan bajak laut," kata dia.
Perusahaan pemilik kapal, Horizon Shipping yang berbasis di Istanbul mengatakan, para bajak laut yang menggunakan kapal boat telah mengepung Horizon I di Teluk Aden pada pukul 05.30 GMT.
Somalia dilanda kekacauan tanpa pemerintah pusat yang berfungsi, sejak penggulingan Mohammad Siad Barre pada 1991, sehingga mengubah negara itu menjadi daerah-daerah yang dikuasai para panglima perang. Kondisi tersebut juga membuat para bajak laut dapat beroperasi tanpa rintangan di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia itu.
Setelah melepas sebuah kapal Belgia bulan lalu, Biro Maritim Internasional mengatakan para pembajak masih menguasai 12 kapal dan 200 kru. Tujuannya, untuk ditukar dengan uang tebusan.
Awal Juni ini para menteri Uni Eropa sepakat untuk memperluas operasi anti-pembajakan di negeri Tanduk Afrika itu hingga akhir 2010. Dua lusin kapal dari negara-negara Uni Eropa, termasuk Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia berpatroli di wilayah seluas dua juta mil persegi.(jri)