RIYADH - Arab Saudi sepertinya akan melarang kalangan lanjut usia dan anak-anak melakukan ibadah haji tahun ini. Peraturan itu dikeluarkan menyusul merebaknya kasus flu babi.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi Khaled Marghlani mengatakan, pemerintah diharapkan akan segera mengimplementasikan rekomendasi pertemuan menteri-menteri kesehatan negara Arab di Kairo, Mesir pada Rabu lalu.
Dalam pertemuan itu disepakati pembatasan usia jamaah haji tahun ini, yaitu usia di atas 65 tahun dan di bawah 12 tahun, tidak mencapat izin berhaji. Meski demikian jumlah kuota jamaah haji tidak akan dikurangi.
"Kebijakan ini tidak akan mengubah kuota, persentase jamaah yang dialokasikan untuk masing-masing negara," kata Marghlani seperti dikutip AFP, Sabtu (25/7/2009).
Setiap tahunnya hampir 2 juta orang di dunia akan melakukan ibadah haji tahun ini. Sejauh ini sudah 300 orang di Arab Saudi terjangkit flu A(H1N1). Otoritas kesehatan mengkhawatirkan wabah itu akan menyebar cepat dalam dua pekan mendatang.
Biro perjalanan dan pengelola hotel di Mekah menyatakan ancaman flu A(H1N1) menyebabkan banyak orang membatalkan umrah Ramadan yang akan berlangsung pada Agustus hingga September.
(hri)