Ilustrasi
PROVIDENCIALES - Sebuah kapal berpenumpang 200 orang terbalik di perairan Kepulauan Turks dan Caicos, Miami. Penjaga pantai berhasil menyelamatkan 113 orang pada Selasa waktu setempat, namun sisanya masih hilang.
Diperkirakan kapal tenggelam pada Senin waktu setempat. "Sekitar 200 orang berada di atas kapal, saat tenggelam," ujar salah seorang juru bicara penjaga pantai Miami, Jennifer Johnson, seperti dikutip dari AP.
Para penumpang merupakan imigran gelap asal Haiti yang tengah berusaha masuk ke AS secara ilegal. Mereka sudah berada di atas kapal selama tiga hari sebelum akhirnya tenggelam karena kapalnya menambrak karang.
"Kami melihat kapal patroli polisi dan mencoba bersembunyi. Namun kapal malah menabrak karang dan pecah," ujar salah seorang korban selamat di rumah sakit setempat.
Saat ditemukan, para korban dalam kondisi dehidrasi dan menderita luka-luka. Wakil Kepala Polisi Hubert Hughes menyatakan pihaknya tidak sedang mengejar kapal para imigran saat kejadian. Mereka malah terlibat aktif dalam proses penyelamatan. "Mereka berlayar di wilayah yang sangat berbahaya," ujarnya.
Tim penyelamat menemukan 113 penumpang dalam kondisi selamat di lepas Pantai Caicos bagian barat atau sekitar tiga kilometer dari lokasi terbaliknya kapal. Para korban selamat menuturkan kapal bertolak dari Haiti dengan 160 penumpang. Kemudian di lokasi yang tidak dikenal naik 40 penumpang lagi. (ful)