Getting Time...

CIA Ancam Perkosa Ibu Tahanan

Nurfajri Budi Nugroho
Selasa, 25 Agustus 2009 12:01 wib
(Foto: Press TV)
(Foto: Press TV)
WASHINGTON - Para interogator Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) mengancam akan memperkosa ibu Abd al-Rahim al-Nashiri, tersangka pelaku teror, di depan matanya langsung.

Para penyelidik juga mengancam akan membunuh Khalid Sheikh Mohammed, tersangka otak pengeboman 11 September dan anak-anaknya, jika AS diserang lagi.

Ancaman-ancaman tersebut terungkap dalam dokumen teranyar yang dipublikasikan mengenai teknik-teknik kasar dalam menginterogasi para tahanan di penjara yang dioperasikan CIA, pada masa pemerintahan mantan Presiden George W Bush.

Contoh lainnya, Nashiri ditodongkan senjata dan diancam akan dibunuh. Dia juga diancam dengan bor listrik yang berulang kali dihidupkan dan dimatikan di dekatnya. Demikian seperti dikutip dari Press TV, Selasa (25/8/2009).

Nashiri ditangkap pada 2002 atas tuduhan pengeboman USD Cole dua tahun sebelumnya. Dia ditahan selama empat tahun di sebuah penjara rahasia CIA dan menjadi salah satu dari tiga tersangka utama yang juga disiksa dengan metode waterboarding.

Laporan mengenai metode interogasi CIA, ditulis pada 2004 oleh inspektur jenderal lembaga itu, dirahasiakan sampai Senin kemarin. Dokumen itu dirilis sebagai bagian dari gugatan hukum yang diajukan American Civil Liberties Union.

Pengungkapan rahasia itu mendorong Jaksa Agung AS Eric Holder untuk menyetujui jaksa khusus John Durham untuk menginvestigasi tuduhan penyiksaan terhadap tahanan teror.

Laporan mengenai penggunaan cara-cara kasar dalam interogasi itu dapat membuat para penyelidik dan pejabat CIA dijatuhi sanksi.(jri)
TWITTER »
twit