BOGOTA - Presiden tak selamanya bisa kebal dari apa saja. Presiden Kolombia Alvaro Uribe telah membuktikannya. Posisinya sebagai kepala negara tidak membuatnya kebal dari serangan flu babi.
Kemarin, juru bicara Uribe menyatakan Presiden Kolombia itu mendapatkan perawatan ekstra karena penyakit flu babi yang menyerangnya setelah dia pulang dari menghadiri konferensi tingkat tinggi Amerika Latin di Argentina. Uribe menjadi kepala negara kedua di dunia yang terserang flu babi. Sebelumnya, Presiden Kosta Rika Oscar Arias adalah pemimpin pemerintahan pertama di dunia yang dikonfirmasi terkena flu babi.
Kabar tentang sakitnya Presiden Kolombia itu telah dikirimkan ke semua pemimpin negara di Amerika Latin yang menghadiri KTT di Argentina tersebut.
Setelah Uribe dinyatakan positif terkena flu babi atau H1N1, pemerintah Kolombia langsung melakukan pemeriksaan terhadap 55 orang yang terbang bersamanya ke KTT itu, termasuk beberapa menteri. Selain itu, pemerintah Kolombia juga menggunakan saluran diplomatik untuk meminta agar pemerintahan di negara-negara Amerika Latin melakukan langkah-langkah yang diperlukan setelah Uribe kena flu babi. "Semua orang dan pemimpin pemerintahan yang melakukan kontak dengan Presiden sudah diberi tahu," terang Velasquez.
KTT Serikat Negara-negara Amerika Selatan (Unasur) digelar di Bariloche, Argentina, untuk membahas tudingan Presiden Venezuela Hugo Chavez bahwa penempatan militer AS di Kolombia bisa dimanfaatkan untuk menginvasi negaranya.
KTT itu dihadiri Presiden Argentina, Bolivia, Brasil, Cile, Ekuador, Paraguay, Peru, Uruguay, dan Venezuela. Sampai saat ini, baik anggota rombongan Uribe atau kepala negara pemerintahan lain yang melakukan kontak dengannya melaporkan terkena gejala yang sama dengan pria berusia 57 tahun itu.
Chavez, rival Uribe, mengaku dirinya sehat-sehat saja. Dia mengungkapkan simpati atas sakitnya Presiden Kolombia itu. "Saya harap ini tidak akan mempengaruhi kesehatannya dan tidak ada orang lain yang terkena penyakit itu," ujar Chavez. "Dia akan sehat kembali, dia muda dan dia rajin olahraga."
Chavez yakin dia tidak tertular flu babi dan tidak akan memeriksakan dirinya. "Tidak, tidak sekarang karena saya sehat-sehat saja," beber Chavez.
(Koran SI/Koran SI/ton)