Getting Time...

Mendagri Prancis Dituduh Rasis

Nurfajri Budi Nugroho
Jum'at, 11 September 2009 10:35 wib
Brice Hortefeux bersama Nicolas Sarkozy (Foto: Guardian)
Brice Hortefeux bersama Nicolas Sarkozy (Foto: Guardian)
PARIS - Menteri Dalam Negeri Prancis Brice Hortefeux dituduh rasis, setelah sebuah video yang diunggah ke internet memperlihatkan dia bergurau tentang populasi warga imigran yang besar.

"Kalau cuma satu tidak masalah. Tapi kalau ada banyak mereka, maka itu menjadi masalah," ujar Hortefeux.

Ditulis The Times, Jumat (11/9/2009), tuduhan itu dialamatkan dia kepada para imigran Arab yang ada di Paris. Walhasil, dia pun dituntut untuk mundur dari jabatannya.

Dia bersikeras tidak berbicara tentang Arab, seperti yang diasumsikan banyak pihak, namun tentang Auvergnat, yaitu orang-orang yang berasal dari wilayah Auvergne.

Namun, pembelaannya itu gagal meredakan badai yang mengancam pemerintahan Presiden Nicolas Sarkozy, mentor sekaligus temannya yang telah berjanji menyembuhkan perpecahan rasial di Prancis.

"Pertanyaannya bukan apakah dia harus turun atau tidak, namun apa yang masih dia lakukan di pemerintahan," kata Benoit Hamon, juru bicara kelompok oposisi dari Partai Sosialis.

Insiden itu terjadi pada sebuah kongres musim panas Partai Uni Gerakan Populer (Union for a Popular Movement/UMP) di Seignosse, tenggara Prancis, pekan lalu.(jri)
TWITTER »
twit