Perompak Somalia (Foto: Guardian)
LONDON - Kapal pengangkut massal China yang membawa 25 awak dibajak di Samudra Hindia. Kapal itu dibajak di 550 mil laut timur laut dari Seychelles dan 700 mil laut di lepas pantai timur Somalia.
John Harbour, juru bicara pasukan Angkatan Laut Uni Eropa yang bertugas di wilayah itu mengatakan, pesawat patroli maritim Uni Eropa telah menemukan kapal itu, saat ini berada di sekitar 350 kilometer sebelah utara Seychelles dan 700 mil di lepas pantai Somalia.
"Pesawat melihat setidaknya empat bajak laut di dek dan kapal itu menarik dua sampan kecil," kata John Harbour dari kantornya di London, yang dilansir Reuters, Selasa (20/10/2009). Sampan kecil itu adalah yang dipergunakan oleh para perompak.
"Laporan terakhir menyebutkan kapal itu menuju ke arah barat menuju pantai Somalia."
Sementara dikutip dari China Daily, kapal yang teridentifikasi bernama De Xin Hai itu dibajak pada Senin kemarin.
Geng bajak laut Somalia telah melakukan banyak kekacauan di perairan strategis yang menghubungkan Eropa dengan Asia tahun ini, meskipun angkatan laut asing berpatroli di daerah itu. Para pelaku pembajakan telah memperoleh jutaan dolar dari uang tebusan.(jri)