(Foto: BBC)
PRAHA - Pengadilan Konstitusional Ceko akan mulai mempertimbangkan apa yang menjadi tantangan hukum terakhir dalam ratifikasi Perjanjian Lisbon.
Perjanjian Lisbon, yang juga disebut Perjanjian Reformasi, merupakan pembaruan terhadap Perjanjian Uni Eropa dan Perjanjian Pendirian Komunitas Eropa (Perjanjian Roma).
Dikutip dari BBC, Selasa (27/10/2009), pengadilan akan mendengarkan gugatan dari 17 senator, yang mengatakan perjanjian itu menyalahi kedaulatan Ceko.
Para penggugat mendapat dukungan Presiden Ceko Vaclav Kalus, yang merupakan satu-satunya pemimpin Uni Eropa yang sejauh ini menolak menandatangani perjanjian itu.
Perjanjian yang bertujuan untuk mengefisienkan institusi-institusi Uni Eropa itu tidak bisa berjalan kecuali seluruh 27 negara anggota mendukungnya. Namun rencana tersebut kini terancam, bukan hanya oleh Presiden Klaus, namun juga oleh Partai Konservatif Inggris.
Mereka mengatakan akan menggelar sebuah referendum mengenai traktat ini, jika mereka membentuk pemerintahan tahun depan, ,dan jika perjanjian ini belum ditandatangani.
Para senator menginginkan 15 anggota panel di Brno memutuskan apakah perjanjian ini membentuk dasar hukum bagi pembentukan sebuah negara super Eropa. Jika iya, menurut mereka, maka itu melanggar konstitusi Ceko.(jri)