Hugo Chavez (Foto: Reuters)
CARACAS - Venezuela menangkap dua agen keamanan Kolombia yang diduga berencana mengacaukan pemerintah. Kejadian itu semakin meningkatkan ketegangan kedua negara.
Kedua pria yang diduga merupakan agen badan keamanan Kolombia DAS ditangkap saat mencoba menyuap pejabat-pejabat Venezuela untuk mendapatkan informasi militer dan mengenai para pemberontak.
Presiden Hugo Chavez menyebut Kolombia sebagai pemerintahan yang bermusuhan. Dia juga menyebut CIA dan Pemerintah Amerika Serikat ada di belakangnya.
"Mereka akan diadili berdasar hukum Venezuela dan akan dijamin hak-haknya. Mereka tertangkap basah, melakukan spionase, dan ini bukan yang pertama kali. Kami tidak akan melepaskan mereka," kata Chavez, dikutip Al Jazeera, Kamis (29/10/2009).
Penahanan itu terjadi sepekan setelah pembunuhan terhadap 10 anggota tim sepakbola amatir Kolombia di Venezuela.
Sementara itu DAS mengeluarkan pernyataan yang membantah telah mengirim personelnya ke Venezuela untuk melakukan spionase atau mengacaukan pemerintahan.
"Para agen dengan jelas sudah dilarang melintasi wilayah negeri itu," tegas DAS.(jri)