(Foto: Reuters)
JENEWA - Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat jumlah korban tewas akibat flu babi menembus angka 6.000 orang di seluruh dunia. Flu sudah menjangkiti 199 negara.
WHO seperti dikutip AFP, Sabtu (7/11/2009), mengungkapkan pandemi A(H1N1) jilid dua saat ini semakin intens dan keras di Amerika Utara. Sementara di Eropa flu menyebar menyertai awal musim dingin. Hal yang sama juga terjadi di sebelah barat dan tengah Asia.
Data korban tewas A(H1N1) per 1 November mencapai 6.071 orang. Negara-negara di Amerika menyumbang tiga perempat dari total korban tewas, yaitu 4.399 orang. Jumlah korban meningkat 224 dalam sepekan.
WHO juga mengingatkan potensi peningkatan penularan virus influenza di Eropa Timur dan Eropa Utara, termasuk Ukraina, Belarusm dan Rusia.(ton)