Nelson Mandela (Foto: Press TV)
NEW YORK - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa resmi mendeklarasikan tanggal 18 Juli sebagai 'Hari Mandela', untuk menghormati jasa yang disumbangkan mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela kepada kebebasan dunia.
Resolusi itu diungkapkan oleh Duta Besar Afsel untuk PBB saat sidang Majelis Umum, Selasa waktu New York. Demikian seperti dilansir jaringan televisi Press TV, Rabu (11/11/2009).
Duta Besar Baso Sangqu menggambarkan Nelson Mandela sebagai simbol harapan bagi negara-negara di dunia. Beberapa diplomat dari sejumlah negara juga menyalami ikon pembebasan itu saat sidang kemarin.
Dipilihnya tanggal tersebut karena Mandela berusia 91 tahun pada 18 Juli 2009. Dia memimpin Afsel sebagai presiden dari 1994 sampai 1999.
Sebelum menjabat, Mandela merupakan aktivis anti-apartheid dan pemimpin Kongres Nasional Afrika. Dia turut memimpin transisi demokrasi multirasial di Afsel.
Mandela menerima Nobel Perdamaian pada 1993, dan dia kerap disebut sebagai tokoh besar politik abad 20.(jri)