Gambar wajah pelaku penerkosa ratusan perempuan lanjut usia yang dirilis polisi Inggris tahun lalu. (Foto: AFP)
LONDON - Kepolisian Inggris berhasil menangkap seorang pria pelaku kekerasan seksual terhadap lebih dari 100 perempuan lanjut usia. Pria berusia 52 tahun sudah diburu polisi sejak 1990-an.
Polisi tidak menyebutkan secara terperinci penangkapan itu, namun detektif yang menyelidikanya menyebutkan penangkapan ini sangat penting. Pria tersebut memang dikenal licin dalam melaksanakan aksinya, sehiangga dia dijuluki "pengintai malam".
"Kami dapat konfirmasi, pria 52 tahun telah ditangkap pada pagi hari dalam sebuah operasi terencana. Saat ini dia dalam pemeriksaan kepolisian London," kata juru bicara Scotland Yard seperti dikutip AFP, Senin (16/11/2009).
Sementara itu surat kabar Daily Mail melaporkan, pria tersebut diketahui memiliki dua anak dan tinggal dengan seorang istri yang bermasalah.
Dalam melaksanakan aksinya, pria tersebut selalu merusak sambungan telepon korbannya. Dia juga memadamkan listrik agar identitasnya tidak diketahui orang. Belum cukup, pria itu tak pernah meninggalkan penutup kepala saat memperkosa korbannya.
Polisi mengatakan pria itu memilih korbannya yang sudah berusia antara 68 hingga 93 tahun. Daerah operasinya meliputi bagian tenggara London, termasuk Dulwich, Oprington, Downham, Lee, West Wickham, dan Bickley.
Untuk mengungkap pelaku, polisi juga mengadakan sayembara dengan memberikan 40.000 poundsterling bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi tentang identitas pria itu.(ton)