(Foto: Guardian)
CARACAS - Imperialisme Amerika hingga kini masih menjadi masalah besar bagi Venezuela. Namun Hugo Chavez mengidentifikasi ancaman baru bagi revolusi sosialis negerinya: obesitas.
Presiden telah menyalakan peringatan mengenai semakin lebarnya lingkar pinggang warga Venezuela. Kata Chavez, revolusi membutuhkan warga negara yang sehat dan kuat.
"Ada banyak orang gemuk," katanya dalam pidato televisi. Chavez mengatakan warga Venezuela perlu berdiet dan berolahraga.
"Lakukanlah sit-up. Makanlah makanan yang baik. Kita harus belajar bagaimana untuk makan," sarannya, seperti dikutip dari Guardian, Senin (16/11/2009).
Desakan Chavez itu dipicu oleh sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa dalam dua dekade terakhir rata-rata orang dewasa Venezuela "kelebihan" berat badan, dari 6,3 kg menjadi 14,5 kg.
Studi yang sama mengatakan kualitas gizi telah membaik, dan Presiden mengatakan revolusi telah memastikan orang miskin telah makan tiga kali sehari. "Sekarang kita makan lebih baik, tetapi kita harus berhati-hati," katanya. "Hati-hatilah bagi orang gemuk!"
Pemimpin berusia 55 tahun ini mengaku telah kehilangan hampir 20 kg berat badannya dengan olahraga dan diet yang lebih baik, meskipun dia tetap merasa gemuk daripada ketika ia menjabat satu dekade lalu.
Chavez menyarankan warganya untuk mengonsumsi susu kedelai dan pasta beras, bukan pasta spageti yang terbuat dari gandum.(jri)