Nicolas Sarkozy, Presiden Prancis (Foto: Reuters)
BRUSSELS - Presiden Prancis Nicolas Sarkozy menyampaikan permintaan maaf dan simpati kepada rakyat Irlandia terkait pertandingan kualifikasi Piala Dunia.
Saat itu melawan kesebelasan Irlandia, Thierry Henry menggunakan tangan untuk mengumpan bola kepada William Gallas hingga dia mencetak gol. Insiden itu terlihat jelas dalam rekaman video. Gol yang terjadi saat perpanjangan waktu itu mengantarkan Prancis ke putaran final Piala Dunia tahun depan di Afrika Selatan.
Setelah melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Irlandia Brian Cowen di sela pertemuan Uni Eropa di Brussels. Sarkozy mengatakan kepada wartawan dirinya menyampaikan permintaan maaf kepada Cowen.
"Namun jangan minta saya untuk mengganti wasit, otoritas sepakbola Prancis, atau otoritas sepak bola Eropa. Biarkan saya berdiri dalam posisi saya," ungkapnya seperti dikutip AFP, Jumat (20/11/2009).
Sementara itu Cowen menyatakan pertemuannya dengan Sarkozy bukanlah dalam kapasitas mereka sebagai pimpinan Uni Eropa.
Dia melanjutkan dalam pembicaraan itu, Sarkozy memahami kekecewaan rakyat Irlandia atas pertandingan itu. "Masalah ini akan diselesaikan oleh organisasi olahraga terkait," paparnya.
Saat ditanya apakah dia meminta Sarkozy untuk mengulang pertandingan itu, Cowen menjawab, "Saya tidak meminta untuk pertandingan ulang."(ton)