(Foto: Reuters)
JEDDAH - Pemerintah Arab Saudi tampaknya harus berusaha keras menangani kasus flu babi selama musim haji tahun ini. Hingga kini sudah 20 jamaah haji terinfeksi flu babi.
Namun otoritas kesehatan tidak melaporkan jamaah dari negara mana saja yang terinfeksi virus A(H1N1).
Surat kabar Arab Saudi Arab News seperti dikutip kantor berita Bernama, Jumat (20/11/2009), melaporkan jamaah itu terinfeksi sejak pertama kali tiba di Arab Saudi.
Menteri Kesehatan Abdullah Al Rabeeh menyatakan, sebanyak 12 kasus di antaranya kini sedang dalam penanganan intensif. Sementara kasus lainnya masih dalam pengawasan.
"Fokus kami tahun ini adalah flu babi dan Deaprtemen Penaggulangan Penyakit serta penyeleggara haji telah menunjuk 80 konsultan untuk penaganan intensif selama musim haji ini," jelas Abdullah.
Dia menambahkan selain flu babi, tidak ada kasus penyakit menular lainnya yang dilaporkan. (ton)