Getting Time...

Sekjen PBB Tegaskan Pentingnya Negara Palestina

Nurfajri Budi Nugroho
Senin, 30 November 2009 13:35 wib
Ban Ki-moon (Foto: Reuters)
Ban Ki-moon (Foto: Reuters)
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengungkapkan keprihatinan atas kebuntuan dalam perundingan Israel-Palestina. Dia juga menekankan pentingnya menciptakan kondisi yang tepat bagi kedua belah pihak, untuk membangun rasa saling percaya yang cukup guna melanjutkan negosiasi.

"Sangat penting bahwa negara Palestina yang berdaulat akan tercapai," kata Ban dalam pesannya, saat memperingati Hari Solidaritas Internasional dengan Rakyat Palestina, yang digelar setiap 29 Desember, seperti dikutip dari Xinhua, Senin (30/11/2009).

Ban mencatat, meski Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas secara terbuka telah berkomitmen untuk mencapai solusi dua negara, perundingan resmi telah terhenti selama hampir satu tahun.

"Saya mendukung komitmen yang jelas dan usaha Amerika Serikat untuk dimulainya kembali negosiasi yang bermakna pada semua isu, termasuk keamanan Israel dan Palestina, perbatasan, pengungsi, dan Yerusalem," katanya.

"Tantangan terbesar agenda bersama ini adalah untuk menciptakan kondisi di mana pihak-pihak yang memiliki kepercayaan dan keyakinan untuk kembali kepada pembicaraan sejati dan substansial," katanya.

Ban juga mengungkapkan keprihatinan mengenai pembangunan pemukiman ilegal yang terus berlanjut di Yerusalem Timur dan sisa Tepi Barat. Sekjen PBB asal Korea Selatan itu mengulangi seruan sebelumnya kepada Israel untuk membekukan semua aktivitas permukiman, dan untuk membongkar pos-pos penjagaan didirikan sejak Maret 2001.(jri)
TWITTER »
twit