(Ilustrasi: blog.kir.com)
LONDON - Setidaknya 200 narapidana, termasuk pembunuh dan pelaku kekerasan seksual dibebaskan di sejumlah penjara di Inggris.
Namun, pembebasan ini bukan karena masa tahanan mereka berakhir, tapi akibat kesalahan petugas penjara. Beberapa di antara mereka dibebaskan karena memiliki nama yang sama dengan narapidana yang seharusnya dibebaskan.
Kini sejumlah pelaku pembunuhan dan pemerkosa dapat tidur nyenyak di rumah mereka. Semoga saja perilaku sesat mereka tidak kambuh lagi.(Koran SI/Koran SI/jri)