Getting Time...

Larangan Menara Masjid Ancam Warga Swiss

Nurfajri Budi Nugroho
Rabu, 02 Desember 2009 17:02 wib
(Foto: Reuters)
(Foto: Reuters)
BERN - Menteri Luar Negeri Swiss Micheline Calmy-Rey mengatakan pemerintah mengkhawatirkan imbas dari larangan pembangunan menara-menara masjid di negerinya.

Menyusul hasil referendum yang Minggu lalu, pembangunan menara baru di masjid-masjid telah dilarang. Hal itu memicu kritik dari umat Muslim, negara-negara Eropa, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Vatikan.

Calmy-Rey mengatakan bahwa Bern telah diingatkan mengenai potensi terjadinya kericuhan yang membahayakan masyarakat Swiss.

"Kenyataan dari dunia kita adalah bahwa setiap pembatasan untuk hidup berdampingan dalam budaya dan agama yang berbeda juga membahayakan keamanan kita," kata dia dalam pertemuan menteri luar negeri 56 negara anggota Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa, seperti dikutip dari Press TV, Rabu (2/12/2009).

"Risiko provokasi memicu provokasi lain dan risiko lainnya, serta membuat marah kelompok ekstrimis," tambah Calmy-Rey.

Dia juga menjelaskan kepada minoritas Muslim bahwa larangan tersebut hanya ditujukan bagi pembangunan menara baru, bukan larangan mendirikan masjid baru. Keputusan itu juga tidak akan mempengaruhi kebijakan luar negeri Swiss terhadap negara-negara Islam.(jri)
  • Alex » 0 Tanggapan
    Di Indonesia memang tidak ada larangan untuk agama lain dalam beribadah. tapi setiap kali ada rencana pembangunan g****a selalu dipermasalahkan dan di buat susah. inilah indonesia Demokrasi Munafik, Toleransi Munafik, Ketentraman Munafik. Kedamaian Munafik. Segala sesuatu di negara ini penuh dengan KEMUNAFIKAN.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit