Getting Time...

Anak Escobar Ingin Rekonsiliasi

Senin, 14 Desember 2009 09:27 wib
Marroquin (Foto: Daylife)
Marroquin (Foto: Daylife)
BUENOS AIRES - "Bagaimana caranya menulis surat bagi keluarga yang pernah disakiti ayah Anda? "Pertanyaan ini dilontarkan putra raja narkoba Kolombia Pablo Escobar dalam surat kepada korban kejahatan ayahnya.

Pertanyaan itu sebenarnya dilontarkan Sebastian Marroquin untuk dirinya sendiri. Namun, kalimat itu pulalah yang dia tulis dalam surat kepada para korban kejahatan ayahnya. Bagi Marroquin, surat ini adalah satu dari sekian banyak caranya menyayangi Escobar. "Jika saya ingin melanjutkan kehidupan maka saya harus melakukan hal-hal yang bertolak belakang dengan yang pernah ayah lakukan," tulis Marroquin.

Sebagai pemilik kerajaan besar narkoba, Escobar sepatutnya menghadapi sejumlah rangkaian proses pengadilan. Para penegak hukum berdiri berseberangan dengannya siap melawan Escobar demi meluluhlantakkan kerajaan narkobanya sekaligus menjebloskan Escobar ke balik jeruji besi. Dua nama yang dirasa mengancam Escobar, Rodrigo Lara Bonilla merupakan Menteri Keadilan Kolombia pada awal 1980-an dan kandidat presiden Luis Carlos Galan tewas dibunuh atas perintah Escobar.

Publik merasa prihatin karena Escobar dan dua korbannya ternyata memiliki anak yang usianya sebaya. Kini anak-anak mereka sudah mulai tumbuh dewasa. Kejadian yang menimpa ayah mereka di waktu lampau telah membuat mereka menjadi anak-anak yang kuat.

Sebagai putra pelaku, Marroquin merasa bertanggung jawab atas kebahagian yang sudah terenggut dari kehidupan anak-anak korban Escobar. Surat Marroquin terdengar getir namun anak-anak Bonilla dan Galan bisa menerimanya dengan hati yang lapang. Inilah rekonsiliasi generasi kedua dari masing-masing klan. (Koran SI/Koran SI/mbs)
TWITTER »
twit