Militer Filipina menuduh MILF dibalik serang penjara (Foto: Al Jazeera)
MANILA - Sekelompok orang yang diduga merupakan kelompok militan Islam di Filipina, menyerang sebuah penjara di Selatan Filipina. Dalam aksi ini 31 tahanan dilaporkan berhasil keluar dari penjara.
Serangan yang terjadi menjelang subuh waktu setempat ini, juga menewaskan satu orang petugas penjara serta melukai seorang lainnya di penjara yang terletak Provinsi Basilan.
Menurut keterangan Wakil Gubernur Basilan, Al Rasheed Sakalahul, pelaku yang di duga berjumlah 30 orang tersebut, berniat membebaskan seorang gerilyawan muslim yang ditahan di penjara tersebut. Menggunakan palu, kelompok militan tersebut menjebol tembok penjara, sebelum akhirnya menjebol pintu penjara yang menyebabkan penghuni penjara lain ikut kabur.
Seperti dilansir Reuters, Senin (14/12/2009), Menurut keterangan pejabat militer setempat Mayor Jenderal Benjamin Dolorfino mengutarakan aksi ini menyebabkan kaburnya dua anggota pemberontak muslim Filipina (MILF) yang terlibat dalam kasus pemancungan belasan prajurit di Pulau Basilan 2007 lalu.
Sementara seorang anggota militan Abu Sayyaf juga termasuk dalam para napi yang berhasil kabur tersebut.
Aksi serupa juga sempat terjadi di penjara yang sama saat tiga anggota Abu Sayyaf kabur dari penjara tersebut tahun lalu, sedangkan 16 tahanan juga berhasil kabur di tahun 2007. (faj)
(jri)