Protes Greenpeace (Foto: AFP)
KOPENHAGEN - Tidak ada henti-henti para aktivis lingkungan melakukan protes di KTT Perubahan Iklim PBB (UNFCCC). Kali ini lembaga swadaya masyarakat Greenpeace mengacau sebuah jamuan kenegaraan dimana Ratu Margrethe II bertindak sebagai tuan rumah, kamis malam waktu setempat (17/18/2009).
Uniknya protes mereka kali ini dilakukan dengan elegan, tidak seperti aksi protes seperti biasanya. Dua orang anggota Greenpeace dalam protesnya kali ini, menyamar sebagai undangan jamuan kenegaraan. Kedua anggota Greenpeace itu bahkan datang ke lokasi jamuan bak pimpinan dunia. Menggunakan tiga konvoi mobil mewah, kedua pendemo tersebut bahkan masuk ke dalam arena jamuan makan tepat didepan Menlu AS, Hillary Clinton. Seperti dilansir AFP, Jumat (18/12/2009).
Usai berhasil masuk ke dalam ruangan jamuan makan, seketika kedua anggota Greenpeace tersebut langsung mengeluarkan spanduk dari balik baju mewah yang mereka kenakan.
Spanduk tersebut berisikan tulisan yang kurang lebih berarti "Politisi hanya bisa bicara, sedangkan pemimpin bertindak." Tidak lama kemudian para pendemo tersebut langsung diarak keluar oleh petugas keamanan yang berada di dalam ruangan jamuan makan.
Selain di jamuan resmi tersebut, Greenpeace juga melakukan protes dengan ke gedung kantor Perdana Menteri Denmark. Menggunakan proyektor, anggota Greenpeace tersebut memperlihatkan pesan dalam bahasa Inggris, Prancis dan Jerman yang berarti, "Jangan khianati masa depan dari anak-anak". (faj)
(jri)