Chavez tuduh AS siapkan agresi (Foto: AFP)
KOPENHAGEN - Presiden Venezuela Hugo Chavez menuduh Belanda berencana melakukan agresi terhadap wilayah di negaranya. Menurut Chavez, Belanda telah memberikan izin bagi Amerika Serikat (AS) untuk menempatkan pasukannya, yang berdekatan dengan wilayah Venezuela.
"Saya menduga Kerajaan Belanda bersama dengan AS sedang menyiapkan agresi militer ke Venezuela," tuduh Hugo Chavez seperti dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (19/12/2009).
Dua wilayah yang telah dipersiapkan oleh Belanda untuk pasukan AS seperti disebutkan Chaves, adalah Aruba dan Antiles yang terletak di kepulauan Karibia. Kedua wilayah tersebut memang dekat dengan wilayah Venezuela. Chavez sendiri menganggap dengan mobilisasi pasukan AS ke wilayah itu, memungkinkan negeri Presiden Barack Obama untuk mengepung Venezuela.
Pemerintah Belanda menurut Juru Bicara Departemen LUar Negeri Belanda Bart Rijs menolak segala tuduhan yang disampaikan oleh Presiden yang berasal dari partai sosialis Venezuela tersebut. Rijs menambahkan, "Perbatasan laut antara negaranya dengan Venezuela telah diatur dalam beberapa perjanjian, dan Belanda akan terus menghormati perjanjian tersebut."
Sebelumnya, Menlu Belanda Maxime Verhagen telah meminta Duta Besar Venezuela untuk mengklarifikasi tuduhan Chavez yang dilayangkan di sela-sela pertemuan KTT Perubahan Iklim PBB di Kopenhagen, Denmark.
Tuduhan keras Chavez ini terjadi di tengah tekanan politik di negara tetangga Kolombia ini semakin meninggi. Hal tersebut didasarkan persetujuan pihak pemerintah Kolombia yang memberi akses pangkalan militer Kolombia kepada pihak AS. Ini sebuah langkah yang di nilai Chavez untuk mengancam wilayah timur perbatasan Venezuela dan Kolombia. (faj)
(jri)