Pemberontak FARC (Foto: Google Images)
BOGOTA - Kelompok pemberontak yang diduga kelompok kiri, FARC, menculik Gubernur Provinsi Caquetta, Luis Fernando Cuellar dari rumahnya di ibu kota Provinsi Caqueta, Florencia.
Menurut pihak berwenang setempat sekitar 20 orang berseragam dan dilengkapi senjata, menyerbu rumah Gubernur dan menewaskan seorang polisi penjaga rumah tersebut. Sekretaris Pemerintah Provinsi Caqueta, Edilberto Ramon Endo mengatakan jika Gubernur Cuellar ditarik keluar secara paksa oleh kelompok FARC. Demikian diberitakan Reuters, Selasa (22/12/2009).
Sementara pemerintah sendiri telah melancarkan operasi untuk menyelamatkan Cuellar. Wilayah Caqueta yang terletak di tepi Sungai Amazon memang dikenal sebagai kantung pertahanan kelompok FARC.
Kelompok pemberontak FARC sendiri merupakan kelompok pemberontak paling tua di negeri Amerika Selatan tersebut, sekaligus kelompok pemberontak sayap kiri terbesar di Kolombia. Kelompok ini diketahui memiliki jumlah pasukan sebesar 16.000 orang, namun diperkirakan jumlahnya kini telah menurun hingga 9.000.
Selama perlawanan terhadap pemerintah Kolombia, FARC banyak menderita kekalahan dari pasukan keamanan Presiden Kolombia Alvaro Uribe.
Pekan lalu, kelompok ini mengumumkan kolaborasinya dengan kelompok pemberontak lainnya ELN. ELN yang dibentuk tahun 1965, merupakan kelompok pemberontak yang lebih kecil dari FARC. Keduanya memang memiliki ideologi berbeda. ELN sendiri diawaki oleh kaum intelektual yang diinspirasi oleh Revolusi Kuba. Mereka bersifat lebih politis dan menguasai daerah kota dan desa.
Namun dengan bergabungnya ELN dengan FARC, dikhawatirkan kekerasan di Kolombia akan semakin besar. (faj)(jri)