Presiden Rusia Dimitry Medvedev (Foto: profy.com)
MOSKOW - Dalam wawancara akhir tahunnya dengan tiga televisi pemerintah, Presiden Rusia Dmitry Medvedev mengumumkan akan memodernisasi persenjataan nuklir yang dimiliki Rusia.
Medvedev menyatakan bahwa modernisasi ini termasuk mengembangkan generasi terbaru dari rudal nuklir milik Rusia, yang nantinya digunakan untuk mengatasi ancaman serangan nuklir dari negara lain.
Rudal-rudal terbaru milik Rusia tersebut nantinya akan dikembangkan berdasarkan perjanjian pengembangan senjata yang saat ini sedang dibahas bersama Amerika Serikat.
Seperti dilansir BBC, Jumat (25/12/2009), mantan Ketua Kampanye Perdana Menteri Vladimir Putin ini mengutarakan jika Rusia dan AS saat ini mendekati kesepakatan untuk mengurangi persenjataan nuklir sisa perang dingin yang dimiliki oleh kedua negara tersebut.
Selain mengenai pengurangan senjata nuklir, mantan pengacara ini juga mengutarakan bahwa perbaikan ekonomi Rusia untuk keluar dari krisis ekonomi global akan berlangsung lambat. Hal ini menurut Medvedev disebabkan oleh ketergantungan Rusia pada sumber daya alam.
Medvedev yang menjadi suksesor dari Vladimir Putin yang turun dari kursi kepresidenan pada 2008 lalu, juga menyatakan keinginannya untuk mereformasi sistem penjara di Negeri Beruang Merah tersebut. Hal ini termasuk melakukan penyelidikan menyeluruh atas pelanggaran sistemik atas pelayanan kesehatan di dalam penjara Rusia. (faj)(rhs)